Home / Artikel Islam / Arti Terjemahan Surat Al Fatihah Lengkap dengan Maknanya

Arti Terjemahan Surat Al Fatihah Lengkap dengan Maknanya

Surat Al Fatihah

Terjemahan Surat Al Fatihah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Tuhan Semesta alam yang senantiasa memberi banyak kenikmatan. Sholawat serta salam kita tujukan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang sangat kita harapkan syafaatnya di hari akhir nanti.

Surat Al Fatihah termasuk dalam surat makkiyah yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Al Fatihah merupakan surat pertama dalam Al Qur an atau disebut sebagai surat pembuka. Surat Al fatihah Terdiri dari atas 7 ayat.

Hafal terhadap surat Al Fatihah merupakan kewajiban seorang setiap orang yang mengerjakan ibadah sholat, baik ketika sholat sendiri, atau sebagai makmum ataupun sebagai Imam harus mengerti dan paham Surat Alfatihah. Karena jika tidak membaca surat Al Fatihah maka sholatnya tidak sah.

Nabi kita, sang suri tauladan kita yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلاَةً لَمْ يَقْرَأْ فِيْهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ ثَلاَثًا غَيْرُ تَمَامٍ فَقِيْلَ لِأَبِيْ هُرَيْرَةَ: إِنَّا نَكُوْنُ وَرَاءَ اْلإِمَامِ فَقَالَ: اِقْرَأْ بِهَا فِيْ نَفْسِكَ فَإِنِّيْ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: قَالَ اللهُ تَعَالَى: قَسَّمْتُ الصَّلاَةَ بَيْنِيْ وَبَيْنَ عَبْدِيْ نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِيْ مَا سَأَلَ

Artinya :

“Barangsiapa yang melakukan sholat, sedang ia tak membaca Ummul Qur’an (Al-Fatihah) di dalamnya, maka sholatnya kurang (3X), tidak sempurna”. Abu Hurairah ditanya, “Bagaimana kalau kami di belakang imam”. Beliau berkata, “Bacalah pada dirimu (yakni, secara sirr/pelan), karena sungguh aku telah mendengar Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Allah -Ta’ala- berfirman, “Aku telah membagi Sholat (yakni, Al-Fatihah) antara Aku dengan hamba-Ku setengah, dan hamba-Ku akan mendapatkan sesuatu yang ia minta”. [HR. Muslim (395), Abu Dawud (821), At-Tirmidziy (2953), An-Nasa’iy (909), dan Ibnu Majah (838)]

Terjemahan Surat Al Fatihah Lengkap dengan Maknanya

Bagi kamu yang ingin memahami surat Al Fatihah lebih dalam, di bawah ini kami sajikan surat Al Fatihah dalam bahasa arab dan juga latin lengkap dengan terjemahan dan penjelasan makna lebih dalam. Semoga Alloh SWT mengizinkan kita memahami ayat-ayat suci di bawah ini :

1.    Al-Fatihah Ayat 1

Latin : Bismillah Hirrahman Nirrahim

Artinya : Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Maksud dari ayat pertama ini adalah : saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, mulai dari pekerjaan ringan seperti makan, minum, bepergian, belajar, dan sebagainya. Allah adalah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar-Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar-Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

2.   Al-Fatihah Ayat 2

Latin : alhamdu lillaahi rabbil aalamiina

artinya : Segala puji {2} bagi Allah, Tuhan semesta alam. {3}

Maksud ayat kedua surat Al Fatihah adalah : {2} Alhamdu (segala puji). Memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berarti: menyanjung-Nya karena perbuatan-Nya yang baik. Lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap ni’mat yang diberikannya. Kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

{3} Rabb (Tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati Yang Memiliki, Mendidik dan Memelihara. Lafadz “rabb” tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). ‘Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia,alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah pencipta semua alam-alam itu.

3.  Al-Fatihah Ayat 3

Latin : arrahmaanirrahiim

Artinya : Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Untuk ayat ketiga dalam surat Al FAtihah ini maksudnya hampir sama dengan ayat pertama,  Ar-Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang ar-Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

4.  Al-Fatihah Ayat 4

latin : maaliki yawmiddiin

Artinya : Yang menguasai {4} di Hari Pembalasan {5}

{4 }Maalik (Yang Menguasai) dengan memanjangkan “mim”, yang berarti: pemilik. Dapat pula dibaca dengan (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

{5} Yaumiddin (hari pembalasan): hari yang di waktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa’ dan sebagainya.

5.  Al-Fatihah Ayat 5

latin : iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iin

Artinya : Hanya Engkaulah yang kami sembah {6}, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. {7}

{6} Na’budu diambil dari kata ‘ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

{7} Nasta’iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti’aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

6.  Al-Fatihah Ayat 6

Latin : ihdinaash shiraathaal mustaqiim

Artinya : Tunjukilah [8] kami jalan yang lurus,

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata “hidayaat”: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. Yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

7.  Al-Fatihah Ayat 7

Latin : shiraathalladziina an’amta ‘alayhim ghayril maghdhuubi ‘alayhim walaadhdhaalliin

Artinya : (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. {9}

{9} Yang dimaksud dengan “mereka yang dimurkai” dan “mereka yang sesat” ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Semoga artikel islami yang berisi mengenai terjemahan surat Al Fatihah beserta maksudnya di atas bisa bermanfaat bagi kita semua.
Semoga Allah senantiasa memberi kita ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan Akhira, dan melindungi kita dari ilmu-ilmu yang tidak bermenfaat dan menyesatkan. Aamiin.

Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

referensi : alquran-indonesia.com

Facebook Comments

About Gunawan

14 comments

  1. Doa minta rezeki… Doanya apa..

  2. Q minta d0a uat kesembuhan dr sakit,gmana ya?
    Makaci,,,,,

  3. Pak mohom maaf itu yg tulisan bukan al-fatihan tapi al-fatihah “Semoga artikel islami yang berisi mengenai terjemahan surat Al Fatihan beserta maksudnya di atas bisa bermanfaat bagi kita semua” maaf pak saya hanya ingin memberi tahu

  4. Trimakasih…

  5. terima kasih….^__^

  6. Hamba Allah & Umat Nabi Muhammad

    Asalamualaikum kalo saya boleh usul. Sebenarnya Al Qur’an itu 40juz.. 30 tersurat 10 nya lagi tersirat, nah saya ingin bertanya tentang yang tersirat, setiap ayat Allah mengandung ruh & makana yg tersirat. alangkah baik nya kita pelajari jangan hanya yg tersurat saja tapi juga yg tersirat.
    Contoh :
    1. Mengapa ka’bah segi 4
    jawab: manusia terdiri dari 4 unsur, 4 sifat, 4 panggilan.
    -untuk unsur : Tanah, air, api, udara ( kita manusia terbuat dari tanah, kita nafas menghirup udara, kita haus minum air, jikala kita emosi hati kita panas seperti api.
    – Untuk sifat : manusia terbagi 4 sifat yaitu sifat manusiawi, malaikat, hewan, dan iblis ( terkadang kita suka membantu teman atau sodara kita yg kesusahan itu sifat manusiawi, terkadang kita suka ga tega menyakiti orang dan jujur itu sifat malaikat, kadang kita suka bermaksiat disegala tempat dan kadang kita suka terbawa emosi hati menjadi panas sehingga main hakim sendiri.
    untuk 4 panggilan yg harus kita dengat
    1. panggilan orang tua, terkadang kita suka membantah
    2. Panggilan adzan terkadang kita suka melalaikan
    3. panggilan haji jika mampu
    4. nah ini panggilan yg paling ditakuti manusia panggilan Allah apa kah kita bisa tawar menawar ketika nyawa kita ingin dicabut.

    itu sebagian hal kecil pelajaran tersirat dalam Al Quran yg tidak tertulis. Untuk suray Al Fatihah jika dikaji lagi pasti kita lebih banyak tau tentang kebesaran2 Allah diluar dugaan kita. Smoga bermanfaat untuk kita semua

  7. Asslmwlkm wr wb

    semalam saya mendapat broadcast lewat BBM, dan setelah saya membuka Filenya, ternyata Video seorang Pendeta malaisya dan sepertinya dia juga seorang yg berpindah dari agam Islam ke agama Kristen. dan pada penggalan video yg dikirim itu dia sedangf berkhotbah / ceramah jika dalam istilah Islam, tentang ayat Alfatihah. dan yang menarik perhatian saya, diamengartikan pada bagian “… ihdinaash shiraathaal mustaqiim ” yang diartikannya bahwa jikalau Nabi Muhammad SAW saja tidak mengetahui jalannya yg lurus, apalagi saya? (maksudnya dia pada waktu masih muslim) berarti sangat kacau katanya…
    saya sebagai seorang mualaf, merasa agak kesel, karena saya tau bahwa arti daripada “…. ihdinaash shiraathaal mustaqiim ” bukan berarti bahwa Beliau pada waktu itu tidak mengetahui akan jalannya sudah lurus atau belum ( artinya islam sampai sekarangpun bukan berarti tidak mengetahui bahwa dengan menjadi islam itu belum mengetahui jalannya sudah lurus atau belum) tetapi pengertiannya adalah, tunjukanlah jalan yang lurus untuk setiap langkah kita, untuk setia keputusan kita, setiap saat detik demi detik, menit demi ,menit, jam demi jam dan seterusnya…apalgi jika kita melihat ayat selanjutnya ” shiraathalladziina an’amta ‘alayhim ghayril maghdhuubi ‘alayhim walaadhdhaalliin ” (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. {9} dan keyakinan akan penafsiran dalam hati saya menjadi lebih kokoh setelah melihat keseluruhan dari ayat ini. memang penting memahami dan mengetahui, apa yang kita imani sehingga tidak dibodohi oleh orang – orang yang disesatkan. sekian share saya jika ada tabahan atau pengertian yang lebih dalam mohon diShare. thx semuanya jg untuk penuis Blog ini…. Wasslmwlkm wr wb

  8. Terimakasih atas segalanya

  9. hanya engkaulah yang kami sembah,dan hanya kepada-MU lah kami memohon pertolongan……..Suqron

  10. Ridha Devi Agustin

    Subhanallah ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *